Dinas Kesehatan Kab. Barru Laksanakan Intervensi Serentak Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting

Bidang Kesehatan Masyarakat 18 May 2026
Dinas Kesehatan Kab. Barru Laksanakan Intervensi Serentak Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting

Dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Barru, Dinas Kesehatan Kabupaten Barru melaksanakan kegiatan Intervensi Serentak Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) yang dipusatkan di Posyandu Meniran, Kelurahan Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Senin (11/05/2026) mulai pukul 08.00 WITA.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat melalui Kementerian Desa dan Kementerian Dalam Negeri kepada pemerintah daerah dalam rangka memperkuat intervensi spesifik stunting menjelang pelaksanaan pendataan SSGI (Survei Status Gizi Indonesia) Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang.

Berdasarkan data capaian hingga tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Barru masih berada pada angka 26,1 persen atau di atas target nasional sebesar 14 persen. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah bersama seluruh lintas sektor terkait.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Baperida Kabupaten Barru, Dinas PMD, Dukcapil, Dinas PUTR Perkim, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan dan desa, tenaga kesehatan, kader kesehatan, kader PKK, serta unsur masyarakat lainnya. Kegiatan juga dihadiri oleh kepala OPD terkait, direktur RSUD, camat, kepala desa, serta dokter spesialis anak yang memberikan dukungan tata laksana stunting.

Berbagai bentuk intervensi spesifik dilakukan dalam kegiatan tersebut, meliputi pemeriksaan kesehatan ibu hamil, pengukuran panjang dan tinggi badan bayi serta balita, pemberian makanan tambahan (PMT) lokal bagi ibu hamil KEK dan balita gizi buruk, hingga pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri di sekolah.

Dalam arahannya, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan intervensi serentak P3S.

“Seluruh lintas sektor, pemerintah desa, organisasi, PKK, dan kader kesehatan diharapkan terus berkolaborasi dalam mendukung kegiatan intervensi serentak P3S, membantu masyarakat, memperhatikan kesehatan lingkungan dan sanitasi, serta memastikan keluarga stunting mendapatkan pendampingan dan pemenuhan gizi yang baik,” ujar Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si.

Selain itu, Bupati Barru juga mendorong penguatan program “Ibu Asuh Stunting” sebagai bentuk kepedulian bersama dalam membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga stunting melalui dukungan pangan bergizi dan pendampingan berkelanjutan. Tidak hanya fokus pada aspek kesehatan, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya perbaikan sanitasi lingkungan, dukungan ekonomi keluarga melalui UMKM, serta kemudahan akses rujukan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Tenaga kesehatan juga diimbau untuk terus aktif memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, serta konsumsi suplemen kesehatan seperti Tablet Tambah Darah bagi ibu hamil dan remaja putri sebagai upaya menyiapkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Melalui kegiatan intervensi spesifik yang dilaksanakan secara serentak ini, Pemerintah Kabupaten Barru berharap prevalensi stunting dapat ditekan secara bertahap dan signifikan demi mewujudkan generasi Barru yang lebih sehat dan unggul di masa mendatang.


← Kembali