Dinas Kesehatan Kabupaten Barru Raih Penghargaan Intervensi Spesifik Stunting Terbaik ke-3 se-Sulawesi Selatan

Dinas Kesehatan 02 January 2026
Dinas Kesehatan Kabupaten Barru Raih Penghargaan Intervensi Spesifik Stunting Terbaik ke-3 se-Sulawesi Selatan

Barru – Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Barru kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Pada kegiatan Diseminasi Hasil Akhir Program Aksi Stop Stunting Tahun 2025 yang diselenggarakan di Unhas Hotel & Convention, Rabu (24 Desember 2025), Dinas Kesehatan Kabupaten Barru berhasil meraih Penghargaan Terbaik ke-3 Intervensi Spesifik Stunting se-Sulawesi Selatan.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barru, dr. Amis, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja nyata Pemerintah Kabupaten Barru dalam mendukung percepatan penurunan stunting secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Capaian ini merupakan hasil dari pelaksanaan berbagai intervensi spesifik stunting yang difokuskan pada peningkatan status gizi dan kesehatan kelompok sasaran, antara lain melalui pemberian makanan sehat dan bergizi dengan memanfaatkan sumber protein nabati dan hewani. Kabupaten Barru yang memiliki potensi perikanan yang melimpah turut mengoptimalkan pemanfaatan ikan sebagai sumber protein berkualitas bagi ibu hamil dan balita.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Barru juga secara aktif menggalakkan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masyarakat, serta melaksanakan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri (rematri) dan ibu hamil (bumil) sebagai langkah pencegahan anemia yang berkontribusi terhadap kejadian stunting.

Di bidang tata kelola data, Dinas Kesehatan Kabupaten Barru menunjukkan komitmen kuat dalam perekaman dan pemutakhiran data prevalensi stunting, serta melakukan koordinasi dan pelaporan secara berjenjang melalui aplikasi resmi Kementerian Kesehatan, yaitu SIGizi, MPDN, dan Pusdatin, guna mendukung pengambilan kebijakan yang berbasis data.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barru, dr. Amis, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kolaborasi lintas sektor.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan dan desa, hingga peran aktif masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat intervensi spesifik dan sensitif, serta memastikan data stunting tercatat dengan baik melalui sistem aplikasi Kementerian Kesehatan agar penanganan semakin tepat sasaran,” ujar dr. Amis.

Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen untuk terus mendukung program nasional percepatan penurunan stunting demi mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berdaya saing.


← Kembali